Pernahkah Anda melihat menu sarapan di kafe brunch kekinian? Sepotong roti panggang, alpukat, dan di atasnya ada telur bulat putih mulus. Saat dipotong pisau, kuning telurnya meleleh sempurna membasahi roti. Indah sekali, bukan?
Itulah Poached Egg. Teknik merebus telur langsung di dalam air tanpa cangkangnya.
Bagi banyak orang, ini adalah teknik yang paling menakutkan. Seringkali saat telur dimasukkan ke air, putih telurnya malah menyebar kemana-mana (ambyar) seperti hantu, dan yang tersisa hanya kuning telur yang jelek.
Jangan menyerah dulu! Saya akan membagikan "Trik Saringan" yang menjamin poached egg Anda bulat rapi meski baru pertama kali mencoba.
Kenapa Poached Egg Sering Gagal?
Ada dua musuh utama dalam membuat poached egg:
Air yang Terlalu Golak: Gelembung air mendidih yang ganas akan mencabik-cabik putih telur.
Putih Telur Encer: Setiap telur memiliki bagian putih yang kental dan bagian putih yang encer (cair). Bagian encer inilah yang biasanya lepas dan membuat air menjadi keruh/berantakan.
Alat & Bahan Rahasia
1 butir telur (Semakin segar, semakin kental putihnya).
1 sdm Cuka masak / Cuka apel (White vinegar).
Panci berisi air (isi agak dalam, sekitar 7-10 cm).
Saringan kawat halus / Saringan teh (Ini kunci rahasianya!).
Langkah-langkah (Metode Saringan)
Lupakan teknik membuat pusaran air (vortex) yang susah itu. Cara ini jauh lebih mudah dan rapi.
1. Saring Telur (Trik Kunci)
Pecahkan telur di atas saringan kawat kecil. Biarkan bagian putih telur yang encer (seperti air) menetes keluar dan terbuang. Diamkan sebentar sampai tidak ada lagi air yang menetes. Hasilnya: Yang tersisa di saringan hanya putih telur kental yang membungkus kuning telur dengan erat.
2. Siapkan Air Rebusan
Didihkan air di panci, lalu kecilkan api. Kita butuh kondisi simmering (hanya ada buih-buih kecil di dasar panci, air tenang, tidak meletup-letup).
3. Tambahkan Cuka
Masukkan 1 sendok makan cuka ke dalam air. Fungsi cuka: Membantu putih telur cepat mengeras/menggumpal sehingga bentuknya tetap bulat. (Tenang, rasa cuka tidak akan terlalu terasa di hasil akhir).
4. Masukkan Telur
Dekatkan saringan ke permukaan air, lalu luncurkan telur dengan lembut ke dalam air. Karena bagian encernya sudah dibuang tadi, telur tidak akan menyebar!
5. Masak 3 Menit
Pasang timer selama 3 menit. Jangan diaduk-aduk. Biarkan saja.
3 Menit: Putih matang, kuning cair lumer.
4 Menit: Kuning mulai agak padat (seperti selai).
6. Angkat & Tiriskan
Angkat pelan-pelan menggunakan saringan atau sendok berlubang (slotted spoon). Tekan pelan bagian kuningnya dengan jari untuk mengecek kekenyalan. Jika sudah pas, tiriskan di atas tisu dapur sebentar untuk menyerap sisa air cuka.
Ide Penyajian: Avocado Toast Sederhana
Untuk pengalaman makan ala kafe di rumah:
Panggang selembar roti gandum sampai renyah.
Lumatkan ½ buah alpukat matang di atas roti.
Letakkan Poached Egg cantik Anda di atasnya.
Taburi garam laut (sea salt) dan chili flakes (cabai bubuk kasar).
Potong dan nikmati lelehannya!
Kesimpulan
Membuat Poached Egg tidak harus menjadi mimpi buruk. Dengan membuang bagian putih telur yang encer menggunakan saringan, Anda sudah memenangkan 80% pertarungan.
Siap bikin sarapan mewah hari Minggu ini?
Tags: cara membuat poached egg, telur benedict, resep sarapan kafe, tips masak telur, poached egg anti gagal, resep diet telur.
Kategori: Teknik Memasak | Waktu Baca: 4 Menit
