Bulan Agustus 2024 kemarin menjadi salah satu milestone yang tak akan saya lupakan. Alhamdulillah, saya mendapatkan kesempatan luar biasa untuk terjun ke arena "UI Mobile Design Competition" yang diselenggarakan oleh Universitas Harapan Bangsa.
Ini bukan sekadar kompetisi desain biasa. Ini adalah "medan pertempuran" kreativitas, di mana saya berkesempatan mengadu visi dan kemampuan teknis dengan talenta-talenta terbaik dari berbagai universitas di seluruh Indonesia.
Melahirkan "Dapoer Fresh"
Dalam kompetisi ini, saya membawa sebuah konsep bernama "Dapoer Fresh".
Ide ini lahir dari sebuah keresahan sederhana: Bagaimana cara memangkas jarak antara petani yang bekerja keras di ladang dengan kita yang membutuhkan bahan segar di dapur?
Saya ingin menciptakan UI (User Interface) yang tidak hanya cantik dipandang, tapi juga "terasa". Saya memilih palet warna hijau dominan—warna yang menenangkan, mewakili kesegaran sayur mayur yang baru dipetik, dan harapan bagi para petani lokal. Setiap tombol, setiap lekukan card product, dan alur navigasi saya rancang agar pengguna merasa seolah sedang berjalan-jalan di kebun yang asri, bukan sekadar menggulir layar HP.
Tantangannya? Mengemas kompleksitas sistem e-commerce menjadi tampilan yang clean dan intuitif. Bagaimana membuat proses checkout semudah memetik buah dari pohonnya.
Lebih dari Sekadar Sertifikat
Bersaing dengan rekan-rekan mahasiswa dari seluruh Indonesia memacu adrenalin saya ke level tertinggi. Ada malam-malam panjang yang dihabiskan untuk merevisi layout, mencari font yang pas, hingga memastikan user experience (UX) berjalan mulus.
Melihat nama "Raihan Nizar" tercetak di sertifikat ini bukan hanya soal validasi sebagai peserta. Bagi saya, ini adalah bukti keberanian untuk melangkah keluar dari zona nyaman. Ini adalah bukti bahwa desain saya siap untuk diuji, dikritik, dan dinikmati oleh mata publik.
Pengalaman battle design ini mengajarkan saya bahwa UI/UX bukan hanya tentang estetika. Ia adalah tentang empati—memahami kebutuhan pengguna dan menerjemahkannya ke dalam bahasa visual.
Terima kasih kepada Universitas Harapan Bangsa atas wadah yang luar biasa ini. Perjalanan "Dapoer Fresh" mungkin baru dimulai di sini, tapi semangat untuk terus berkarya dan memberikan dampak tidak akan pernah berhenti.